LPDP Gandeng TNI, Ini Penjelasan Lengkap Soal Program Pembekalan Awardee

LPDP Gandeng TNI, Ini Penjelasan Lengkap Soal Program Pembekalan Awardee

Jakarta, Kameranusantara.id - Program pembekalan bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi sorotan publik. Kegiatan ini merupakan bagian dari Persiapan Keberangkatan (PK) yang wajib diikuti oleh awardee sebelum melanjutkan studi, baik di dalam maupun luar negeri.

Peserta program terdiri dari mahasiswa jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3). Pemerintah melalui berbagai pihak, termasuk Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan TNI, memberikan penjelasan terkait tujuan dari kegiatan tersebut.

LPDP menegaskan bahwa program PK bukanlah hal baru. Kegiatan ini telah menjadi bagian penting sejak awal penyelenggaraan beasiswa, dengan fokus pada kesiapan akademik dan nonakademik.

"LPDP secara berkelanjutan menyelenggarakan Persiapan Keberangkatan (PK) sebagai bagian dari pelatihan awal bagi penerima beasiswa sebelum melaksanakan studi. Kegiatan PK ini telah dilaksanakan sejak awal program beasiswa LPDP digulirkan dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan penerima beasiswa, baik secara akademik maupun nonakademik," ujar Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP M Lukmanul Hakim.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama PK adalah membentuk karakter serta memperkuat nilai kebangsaan dan kepemimpinan para peserta.

"PK bertujuan untuk membekali penerima beasiswa dengan penguatan karakter, nilai kebangsaan, kepemimpinan, etika, serta kesiapan mental dan sosial, sehingga awardee dapat menjalani masa studi dengan optimal serta bertanggung jawab sebagai penerima beasiswa negara," ucapnya.

Dari sisi TNI, keterlibatan mereka bersifat fasilitatif. Program ini dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma dengan materi yang difokuskan pada pembentukan mental dan karakter.

"Terkait informasi tersebut, benar bahwa TNI Angkatan Udara memfasilitasi pelaksanaan program Persiapan Keberangkatan (PK) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Lanud Halim Perdanakusuma pada hari Senin, 4 Mei 2026 hingga Sabtu, 9 Mei 2026," kata Kadispen AU, Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.

Ia juga menjelaskan ruang lingkup materi yang diberikan kepada para peserta.

"Materi yang diberikan difokuskan pada penguatan kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta pembentukan karakter, dengan pemateri yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan termasuk personel Lanud Halim diminta untuk mengisi sesuai permintaan," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pembekalan tersebut tidak berkaitan dengan kegiatan militer, melainkan untuk memperkuat karakter dan nasionalisme.

"LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut dalam hal dari TNI, bukan untuk perang tapi untuk melatih, memperkuat rasa nasionalisme mereka. Kan biasanya kalau sit-up, push-up, itu disiplin itu kan latihan itu sebetulnya, latihan kecintaan ke negara. Yang disiplin itu kecintaan ke negaranya," ujar Purbaya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap penerima beasiswa saat berada di luar negeri agar tetap mencerminkan kecintaan terhadap Indonesia.

"Jangan sampai nanti kayak waktu kemarin-kemarin, pergi keluar habis itu menghina-hina negara sendiri. Itu yang utama," tegas Purbaya.

Selain itu, pemerintah melihat program ini sebagai investasi jangka panjang. Biaya tambahan yang muncul dinilai kecil dibanding manfaat yang diharapkan, terutama agar penerima beasiswa kembali ke Indonesia dan berkontribusi bagi pembangunan nasional. (*)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement