Jakarta, Kameranusantara.id - entara Nasional Indonesia Angkatan Udara akhirnya memberikan penjelasan terkait keterlibatannya dalam pembekalan penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, I Nyoman Suadnyana, menyampaikan bahwa pihaknya berperan dalam memfasilitasi program Persiapan Keberangkatan (PK) yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma pada 4 hingga 9 Mei 2026.
"Program tersebut diikuti oleh calon penerima beasiswa dan penerima beasiswa LPDP jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), baik untuk studi dalam maupun luar negeri, sebagai bagian dari pembekalan sebelum memasuki masa studi," kata Nyoman.
Ia menjelaskan bahwa materi yang diberikan dalam program tersebut berfokus pada peningkatan kesiapan mental, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penanaman nilai cinta tanah air dan pembentukan karakter.
TNI AU juga menegaskan bahwa pelatihan yang diberikan tidak mencakup latihan baris-berbaris sebagaimana yang sempat beredar di publik.
"Dengan pemateri yang berasal dari berbagai instansi pemerintahan termasuk personel Lanud Halim, diminta untuk mengisi sesuai permintaan," kata dia.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan bahwa pelibatan TNI dalam pembekalan ini bertujuan untuk membantu mahasiswa mengantisipasi culture shock saat menjalani studi di luar negeri.
"Supaya mereka tidak culture shock dan semacamnya. Termasuk disiplin. Penguatan kebangsaan juga ada," ujarnya.
Selain itu, program ini juga dirancang untuk memperkuat karakter serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para penerima beasiswa agar tetap memiliki komitmen untuk berkontribusi bagi Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan mereka. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!