Jakarta, Kameranusantara.id - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto berencana melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam proses pembekalan bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Langkah ini diambil sebagai upaya mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan studi di luar negeri.
Menurut Brian, keterlibatan TNI bertujuan membantu para penerima beasiswa mengantisipasi culture shock sekaligus memperkuat karakter dan kedisiplinan mereka selama menjalani pendidikan.
"Supaya mereka tidak culture shock dan semacamnya. Termasuk disiplin. Penguatan kebangsaan juga ada," ujarnya kepada wartawan.
Selain itu, pembekalan tersebut juga difokuskan pada penanaman nilai-nilai kebangsaan agar para mahasiswa tetap memiliki ikatan kuat dengan tanah air meskipun menempuh pendidikan di luar negeri.
"Jadi intinya sih LPDP ini butuh muatan-muatan disiplin, kerja keras, kebangsaan," tuturnya.
Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter ini penting agar para penerima beasiswa memiliki motivasi untuk kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
"Kenapa, supaya ketika belajar mereka nanti mereka ada semangat bagaimana setelah kembali ke Indonesia bisa memberikan kontribusi yang terbaik untuk bangsa kita," imbuhnya.
Meski demikian, Brian menjelaskan bahwa kriteria personel TNI yang akan terlibat masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut.
"Nanti itu belum ditentukan. Tentu dari yang pernah berpengalaman," kata dia.
Rencana ini sendiri sempat menjadi perhatian publik, terutama terkait bentuk pelatihan yang akan diberikan. Sejumlah informasi menyebutkan bahwa TNI akan terlibat dalam kegiatan pembekalan luar ruangan guna memperkuat mental dan ketahanan para peserta. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!