Jakarta, Kameranusantara.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kegiatan Persiapan Keberangkatan (PK) bagi penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Simpanan bertujuan memperkuat semangat nasionalisme generasi muda.
“LPDP itu ada pembekalan lebih lanjut, dalam hal ini dari TNI, bukan untuk perang, tapi untuk melatih memperkuat rasa nasionalisme mereka,” ujar Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.
Menurutnya, pembekalan tersebut penting agar para penerima beasiswa tetap memiliki ikatan kuat dengan tanah air. Hal ini sejalan dengan investasi besar yang telah dikeluarkan negara melalui program LPDP.
“Jadi, utamanya itu, biar mentalnya kuat, cinta negara, dan bisa balik lagi ke sini dan menyumbang ilmunya di sini,” lanjutnya.
Selain itu, pemerintah juga berencana mengarahkan fokus studi penerima LPDP ke bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) guna menjawab kebutuhan penguasaan teknologi di masa depan.
Purbaya mengungkapkan, saat kunjungan ke Washington DC, ia bertemu dengan puluhan mahasiswa Indonesia yang sebagian besar belum mengambil jurusan STEM. Hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk melakukan penyesuaian kebijakan ke depan.
“Kami akan ubah itu karena kita harus meningkatkan pemakaian teknologi ke depan. Kalau nggak, kita ketinggalan,” tegasnya.
Terkait anggaran tambahan untuk program pembekalan tersebut, ia menilai hal itu masih dalam batas wajar karena merupakan bagian dari investasi jangka panjang negara. Ia juga menyebut kerja sama dengan TNI tidak bersifat komersial sehingga kebutuhan biaya relatif lebih efisien dibandingkan pihak swasta. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!