Kameranusantara.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir optimistis perputaran ekonomi dari penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dapat mencapai Rp5 triliun. Optimisme tersebut didukung oleh jumlah pengunjung yang mencetak rekor, yakni 157.000 orang selama gelaran balap motor dunia di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Erick menilai tingginya jumlah penonton menunjukkan besarnya potensi MotoGP sebagai penggerak perekonomian daerah. Dampak penyelenggaraan ajang internasional ini diharapkan tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tenaga kerja lokal, serta berbagai sektor usaha pendukung.
“Saya yakin tembus Rp5 triliun,” kata Erick saat memberikan keterangan terkait evaluasi MotoGP Mandalika 2026, Minggu, 11 Oktober 2026.
Menurut Erick, capaian jumlah penonton yang memecahkan rekor menjadi salah satu indikator positif keberhasilan penyelenggaraan. Ia juga menyoroti prestasi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang berhasil finis di posisi keenam dan menempati peringkat ketujuh klasemen keseluruhan.
“Luar biasa, memecahkan rekor 157.000 penonton yang hadir. Apalagi pembalap kita tadi finis terbaik. Mudah-mudahan kita dorong pembalap lokal juga,” ujarnya.
Erick berharap manfaat ekonomi MotoGP Mandalika dapat terus ditingkatkan melalui pengembangan kawasan secara berkelanjutan. Ia mendorong InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) untuk memperluas fasilitas olahraga dan akomodasi agar Mandalika tetap menjadi destinasi unggulan di luar periode penyelenggaraan balapan.
Sejumlah fasilitas yang diusulkan untuk dikembangkan meliputi lapangan golf, hotel, jalur jogging, lapangan tenis, hingga zona khusus untuk pengujian kendaraan.
Menurut Erick, pengembangan tersebut penting agar Mandalika tidak hanya bergantung pada satu ajang olahraga internasional. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, kawasan ini diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung dan kegiatan sepanjang tahun sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Erick juga berharap keberhasilan penyelenggaraan MotoGP tahun ini menjadi pertimbangan bagi kelanjutan ajang MotoGP Indonesia pada masa mendatang. Namun, keputusan mengenai penyelenggaraan berikutnya masih menunggu keputusan Presiden.
Sementara itu, Direktur Utama InJourney, Maya Watono, turut menyampaikan optimisme terhadap target perputaran ekonomi sebesar Rp5 triliun. Ia menyebut jumlah pengunjung MotoGP Mandalika 2026 mencapai 157.000 orang, tertinggi sepanjang lima kali penyelenggaraan.
Maya juga menyoroti keterlibatan sekitar 3.000 tenaga kerja lokal asal NTB dalam penyelenggaraan tahun ini. Partisipasi masyarakat setempat dan UMKM dinilai menjadi bagian penting dari manfaat ekonomi yang diharapkan terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.
Dengan rekor jumlah pengunjung dan keterlibatan tenaga kerja lokal, MotoGP Mandalika 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi olahraga dan pariwisata internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ANNA
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!