BI Siapkan 7 Langkah Stabilkan Rupiah, Intervensi hingga Pengawasan Diperketat

BI Siapkan 7 Langkah Stabilkan Rupiah, Intervensi hingga Pengawasan Diperketat

JAKARTA, kameranusantar.id – Bank Indonesia (BI) menyiapkan tujuh langkah strategis untuk memperkuat nilai tukar rupiah di tengah tekanan global yang membuat kurs sempat melemah hingga Rp17.424 per dolar AS.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan seluruh kebijakan tersebut telah dilaporkan dan mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Langkah pertama yang ditempuh BI ialah memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik melalui pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri maupun Domestic NDF (DNDF) di dalam negeri.

Perry menegaskan cadangan devisa Indonesia masih cukup kuat untuk menjaga stabilitas rupiah. “Cadangan devisa kami lebih dari cukup untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah,” ujarnya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Selasa (5/5/2026).

Kebijakan kedua dilakukan dengan memperkuat aliran modal asing masuk melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Langkah ini ditujukan untuk menutup arus keluar dana dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) dan saham.

Ketiga, BI akan terus membeli SBN di pasar sekunder. Hingga saat ini, pembelian SBN oleh BI tercatat mencapai Rp123,1 triliun sepanjang 2026.

Langkah keempat dilakukan bersama Kementerian Keuangan dengan menjaga kecukupan likuiditas di sektor perbankan dan pasar keuangan agar stabilitas tetap terjaga.

Sementara itu, kebijakan kelima adalah memperketat aturan pembelian dolar AS tanpa underlying transaksi. Batas pembelian yang sebelumnya mencapai 100 ribu dolar AS per orang per bulan kini diturunkan menjadi 50 ribu dolar AS.

BI bahkan berencana kembali menurunkan batas tersebut menjadi 25 ribu dolar AS sehingga pembelian di atas angka itu wajib disertai dokumen pendukung transaksi.

Langkah keenam yakni memberi izin kepada bank domestik yang menjadi dealer utama untuk menjual NDF di pasar luar negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat intervensi rupiah di pasar offshore.

Terakhir, BI meningkatkan pengawasan terhadap bank dan korporasi yang memiliki aktivitas pembelian dolar dalam jumlah besar. Pengawasan dilakukan bersama Otoritas Jasa Keuangan guna memastikan stabilitas sistem keuangan tetap aman.

Menurut Perry, kombinasi tujuh kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan pasar sekaligus memperkuat daya tahan rupiah menghadapi tekanan ekonomi global. (kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement