Jakarta, Kameranusantara.id - Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua yang juga menjabat sebagai Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menegaskan pentingnya persatuan seluruh daerah di Papua dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Boleh enam provinsi, tapi tetap satu Papua. Kita harus satukan hati, satukan langkah, satukan pikiran dan satukan tujuan supaya hari esok Papua harus lebih baik dari hari ini,” ujar Nawipa.
Ia menilai pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua hingga saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait validitas data dan lemahnya kolaborasi antardaerah.
Menurut Nawipa, pengelolaan dana Otsus harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“Jangan sampai Papua kaya sumber daya alam tetapi rakyatnya tetap tertinggal. Dana Otsus harus tepat sasaran, transparan dan benar-benar menyentuh masyarakat,” kata Nawipa, mantan Bupati Paniai.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Khusus Mendagri Bidang Pemerintahan Desa dan Perbatasan Daerah, Hoiruddin Hasibuan, menegaskan bahwa pembangunan Papua menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
“Pemerintah pusat meminta seluruh pemerintah daerah di tanah Papua agar lebih cermat menentukan skala prioritas pembangunan serta memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan dasar Masyarakat,” ujar Tito Karnavian.
Pemerintah pusat juga terus mendorong penguatan tata kelola dana Otsus dengan mengintegrasikan sistem SIPD RI, SIKD Otsus, dan SIP3. Langkah tersebut dinilai penting agar proses perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan pembangunan Papua dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan terukur.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!