JAKARTA, kameranusantara.id – Badan Gizi Nasional menjelaskan alasan pelibatan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hingga Kamar Dagang dan Industri Indonesia dalam tahap awal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, mengatakan percepatan program menjadi alasan utama pemerintah menggandeng sejumlah lembaga tersebut.
Menurut Sony, saat program mulai dijalankan pada 2025, pemerintah belum memungkinkan membangun seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui mekanisme pengadaan barang dan jasa karena membutuhkan waktu panjang.
“Presiden memerintahkan percepatan, sehingga TNI, Polri, dan Kadin ditugaskan membantu pembangunan SPPG,” ujar Sony dalam acara satu tahun Program MBG di Jakarta, Kamis.
Ia menjelaskan, target awal pemerintah pada 2025 adalah membangun 5.000 SPPG yang ditujukan untuk melayani sekitar 15 juta penerima manfaat.
Dalam skema awal, masing-masing institusi mendapat penugasan membangun 1.000 SPPG. Pemerintah menilai jaringan TNI, Polri, dan Kadin yang tersebar di seluruh Indonesia dapat mempercepat pelaksanaan program.
Sony menambahkan, langkah tersebut juga bertujuan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat lokal melalui keterlibatan berbagai pihak dalam operasional program.
Menurut dia, Program MBG kini telah berkembang pesat dengan lebih dari 26 ribu SPPG yang sudah dibangun, bahkan jumlahnya disebut telah melampaui 27 ribu unit.
“Kalau semua dibangun lewat proses pengadaan biasa, tentu akan memakan waktu sangat panjang,” katanya.
BGN mencatat jumlah penerima manfaat Program MBG saat ini mencapai 62,35 juta jiwa. Sebanyak 49,64 juta di antaranya merupakan peserta didik, sementara sisanya berasal dari kelompok non-peserta didik.
Selain itu, program tersebut juga melibatkan lebih dari 116 ribu pemasok bahan pangan, mulai dari koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pelaku UMKM, hingga pasar tradisional.
Sony menyebut keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi bagian dari efek pengganda ekonomi yang ingin dibangun pemerintah melalui Program MBG.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!